Meletakan Diri

Sebelum tidur, kadangkala aku berfikir. Aku meletakan diri aku di tempat orang lain. Aku meletakan diri sebagai seorang sahabat untuk diriku sendiri, ternyata aku bukan sahabat yang baik. Aku meletakan diri aku sebagai seorang anak, aku bukanlah anak yang baik. Aku meletakan diri aku sebagai majikan dan aku adalah pembantunya, ternyata, aku bukanlah pembantu yang baik. Dan aku, meletakan diri aku sebagai seorang hamba Allah, banyak sekali kekurangan, pada diriku. Banyak sekali kekhilafan padaku, aku banyak meminta tapi aku tidak manjalankan kewajibanku sebagai seorang hamba.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s