Posted in Uncategorized

Era Kebangkitan TKW Malaysia

Kadang, aku merasa perputaran waktu begitu cepat. Pertemuan, awal dari perpisahan, perpisahan yang meleraikan keakraban. Tidak terasa, sudah hamper satu tahun aku di Malaysia dan inilah tahun ketiga dimana aku mentargetkan harus ikut kegiatan di luar. Dan Alhamdulilah Allah memberikan kemudahan jalan untuku.

Dengan aktifitas yang baru, aku banyak mendapatkan pengalaman juga teman. Sebagian besar teman-temanku pekerja kilang. Mungkin terfokus kepada temen-temen di Sungai Way yang bekerja di Western Digital, Produsen hard disk dunia. Aku rasa, para muslimah di Sungai Way begitu aktif, banyak sekali kegiatan-kegiatan mereka yang melibatkan keagamaan. Memang, tidak di pungkiri sebagian dari mereka (para pekerja kilang, sumber aku perolehi dari bulletin KBRI dan ini memang sudah menjadi rahasia umum)juga ada yang jadi pelacur di setiap akhir pekan.

Di sini, aku hendak menceritakan aktifitas para muslimah yang aku rasa begitu kreatif, ghirah Islamnya begitu tinggi. Mereka memiliki struktur organisasi yang teratur. Mengadakan kajian rutin setiap minggu, untuk 3 shift sesekali, kalo aku ada waktu, aku pergi juga. Tak heran, ketika Muslimah Award 2008 pemenangnya dari anak Sungai Way. Subhanalloh…

Kemarin, alhamdulilah aku di beri kesempatan berkunjung ke sana. Niatnya hanya inging mengembalikan buku tapi, alhamdulilah Widi temen yang aku pijemin buku ngajakin pengajian. Bentar lagi, Widi mau pulang.

Pengajian dengan tema “ngabuburit” di laksanakan untuk mengakrabkan ukhuwah Islamiyah di nantara mereka. Aku tidak menyangka, kalo yang datang begitu banyak. Bener-bener ngerasa terharu, di sebalik kesibukan mereka, mereka masih menyempatkan waktu untuk sama-sama mempelajari ilmu agama. Kadang, terfikir juga, kapan agaknya para pembantu memiliki aktifitas kayak gini…??? Ah, tentunya ini sulit, para pekerja rumah, lebih terikat waktu bekerja beda dengan mereka yang memiliki sedikit kebebasan.

Pematerinya Bu Ana, gak nyangka banget kalau beliaulah yang akan berbicara di depan. Akhir-akhir ini, aku kangen ama beliau alhamdulilah Allah menyampaikan kerinduanku. Materinya rasa Syukur, pas banget khan momentum Ramadhan ini kita harus banyak-banyak bersyukur itulah intinya, tak hanya Ramadhan tapi, setelah Ramadha juga.

Di balik segala berita dan tohmahan buruk kepada para TKW, nyatanya, mereka masih eksis dengan kegiatan positifnya. Tak jarang aku membaca sebuah berita di surat kabar, yang menggambarkan keburukan-keburukan para TKI di media Malaysia. Duhai saudariku, tetaplah berjuang di jalan Allah, karena Allah dan untuk Allah. Allahu Akbar!

Posted in Uncategorized

Aktivitas Ramadhan

Seperti tahun-tahun sebelumnya. Selalunya kalau bulan Ramadhan lebih sibuk. Kerjaan lebih banyak apalagi, sekarang ada Aufa. Masak juga kadang gak sempet. Akhirnya, beli padahal kalau beli makanan di luar itu gak begitu bagus, gimana enggak…??? Enaknya masakan diluar kebanyakan menggunakan MSG. Sampai kerasa banget. Jadi, kalau di fakir-fikir banyak mudharatnya beli makanan di luar.

Ramadhan ini, ibu dengan abah pergi Umrah. Dari tanggal 11 Ramadhan sampai 22 Ramadhan jadi, bentar lagi mereka pulang. Gimana rasanya berpuasa di Mekah ya…?? Aku jadi pengen kesana juga. 🙂 kebetulan, ibu juga ulang tahun tanggal 12 September kemarin. Aku kirim sms meskipun telat2 juga tak lupa juga aku mohon di doakan ama ibu. Ibu bales sms aku gini, “tq ibu x lupa doa. Ibu abah sht. Ibu dapat cincin abah hadiah birthday” ceileh… romantis banget gitu lho… 🙂 Semoga ibu panjang umur dan mendapat keberkahan amin… terimakasih atas kebaikan ibu dan abah selama ini.

Aku di rumah sama anak-anak ibu. Minggu pertama, Bang Haiyan dan Ka Sham tinggal di rumah tapi, gak lama. Sekurang-kurangnya, rumah tidak begitu sunyi. Setelah mereka pulang, kita hanya ber (berapa yah…??? Nini, Aku, Ka Huaida, bang Nik, Amir, Arwa dan Aufa. Sesekali Ina pulang kalau sabtu ahad).

Gak ada abah ama ibu, masak yang simpel2 aja. Itupun kalau sempet, kalau gak sempet yah biasa beli. Biasanya, kalau abah ada, abah yang masak. Aku cuma bantu-bantuin kupas bawang, beres2 ama nyiapain makanan. Soale, abah tuh kalau masak aneh-aneh. 😀 Abah jago masak lho. Dulu, aku sempet minder lama kelamaan biasa aja tuh…:-D. Tapi, aku banyak belajar masak dari abah.

Selama Ramadhan ini, aku sama sekali gak pergi pengajian. Susah banget ngatur waktunya. Alhamdulilah, rumah majikan aku dekat dengan markaz PAS (Partai Islam Semalaysia) aku tarawih di situ n selalu ada tadzkirah. Yang bestnya, kadang yang dateng tuh ustaz2 yang dah famous. Kayak waktu itu, ustadz Zamri, aku ngefans banget ama dia. Aku selalu nonton dia di program mari mengaji eh gak nyangka, bisa juga makmum dengan dia. Yang lebih seneng, waktu ada Datuk haji Abdul Hadi Awang dan Tuan Guru Datuk Nik Abdul Aziz. Dan tadi malam, Ustadz Dato’ Harun Din, aku khan dah lama banget pengen ngeliat dia. Alhamdulilah ya Allah… Inilah keberkahan Ramadhan.

Sehari sebelum Ramadhan, aku ikut pengajian akhbar di Aula KBRI. Ustaznya KH. Ma’ruf Amin dari MUI Pusat. Seumur-umur, selama tinggal di Malaysia inilah kali pertama aku ke KBRI di Jalan Tun Razak. Sendirian dan inilah kali pertama aku pergi ke acara datang paling awal. Soale, biasanya, aku ini miss late! Wekekeke…

Ada cerita lucu waktu di KBRI. Khan biasa tuh, ngobrol2 ama orang yang baru kita kenal Ada ibu2, aku panggilnya mba aja. Setelah ngobrol, ternyata suaminya seorang dosen di UKM (Universiti Kebangsaan Malaysia) terus, aku tanyalah kenal mbak Rahma apa enggak, khan kebetulan aku kenal ama mbak Rahma yang dah selesai ambil Master di UKM faculty of social sciences&humanities. Ibu itu kenal (eh aku lupa nanyain nama ibu itu…) terus, tiba-tiba, ibu itu Tanya, “Mbaknya ambil master juga?”. Aku nyengir aja, “enggak bu, saya pembantu.” Wekekeke… jadi master piece kali.

Posted in Uncategorized

Lailatul qodar

Semarakkan Ibadah Pada 10 Akhir Ramadhan

Menghidupkan malam-malam tersebut dengan ibadah.
Mengejetukan ahli keluarga untuk sama-sama beribadah menghidupkan malam-malam tersebut.
Mengikat tali pinggang 9tidak bersama isteri). Diriwayatkan daripada A’isyah r.a yang maksudnya: “Adalah Rasulullah s.a.w, apabila tiba sepuluh terakhir (Ramadhan) belaiu akan menghidupkan malamnya dan mengejutkan isteri-isterinya dan mengikat tali pinggangnya (tidak bersama isteri). (Riwayat Bukhori dan Muslim)
Mandi antara maghrib dan isya dan menghiaskan diri dengan pakaian yang indah dan wangi-wangian, terutama pada malam-malam ganjil.
Berusaha bersungguh-sungguh agar di kurniakan Lailatul Qodar. Diriwayatkan daripada abu Hurairah r.a. katanya: Rasulullah s.a.w bersabda yang maksudnya : “Sesiapa yang mendirikan sembahyang pada malam lailatul qodar dengan penuh keimanan dan mengharapkan keredhoan Allah, maka akan diampunkan segala dosa yang di lakukannya sebelum itu”.
Melakukan i’tikaf di masjid pada sepuluh malam terakhir Ramadhan. Diriwayatkan dari pada Ibnu Umar r.a katanya: “Biasanya Nabi s.a.w beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir dalam bulan Ramadhan.
Membayar zakat fitrah, zakat harta dan zakat pendapatan.
Memperbanyakan sedekah.

Tanda-tanda Lailatul qodar

Di terangkan dalam sebuah hadis, antara tanda-tandanya ialah:

Udara pada malam itu amat nyaman, tidak panas dan tidak terlalu sejuk.
Terbit matahari pada pagi esok harinya dalam keadaan putih bersih, bagaikan bulan purnama. Sinarannya lembut dan tidak terik.
Tidak terasa kepanasan pada siang harinya, walaupun matahari sangat cerah dan terang benderang.

Hikmah Disembunyikan lailatul qodar

Supaya kita berusaha untuk mendapatkannya.
Supaya kita berusaha meningkatkan ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadhan.
Memperbanyakan doa untuk memperolehinya.

Posted in Uncategorized

Menggapai Lailatulqadar

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur’an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?. Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar”. Qs. Al-Qodr 1-5

“Bulan Ramadhan yang padanya di turunkan al-Quran, menjadi petunjuk bagi sebagian manusia, dan menjadi keterangan yang menjelaskan petunjuk, dan perbezaan (antara yang hak dan yang bathil)”. Qs Al-Baqarah:185

Al-Qur’an suatu mukjizat kepada Nabi Muhammad SAW yang abadi hingga hari kiamat. Ia suatu kitab yang sangat sempurna di turunkan sebagai manual kehidupan manusia di dunia, dengan tidak ada satu perkarapun yang tertinggal darinya.

“Dan tidak seekorpun binatang yang melata di bumi, dan tidak seekorpun burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan mereka umat seperti kamu. Tiada kami tinggalkan sesuatupun di dalam kitab al-Qura’an ini; kemudian mereka semuanya akan di himpunkan kepada Tuhan mereka”. Qs. al-an’am:38

Ya Allah Ya Rahman, jadikanlah Ramadhan kali ini untuk hamba memperolehi keridhoan-Mu, keikhlasan-Mu juga untuk aku bertemu dengan-Mu. Amin ya Allah…

Posted in Uncategorized

Proses Kreatif….

Lama banget gak nulis padahal, fasilitas ada semua. Kadang, aku beranggapan gak ada waktu tapi, itu semua tidak benar 100%. Mungkin, faktor kemalsanlah yang sangat mendukung sampai aku gak nulis2. Aku gi usaha, gi mencoba, gi maksain diri supaya rajin, rajin dan lebih rajin lagi menulis. Jangan hanya ada di kepala tapi, tak pernah terceritakan. Eh, tapi, apa yang sesuai aku harus tulis yah…??? Intinya satu, aku masih mnenggunaka format yang dulu kali… Bercerita. Tapi, kali ini, aku rasa lebih banyak nulis tentang orang2 yang aku kenal satu2 siapa dulu yah…??? mmm usahain nulis tentang Ramadhan dulu. Mikir dulu ah… 😀 😀