Bukan Karena Banyak Uang, Tapi Karena Banyak Kemauan

anaz

“Bahkan ada lho, Kak, yang inbox saya mau pinjam uang.”

“Yah, memang gitu, Mbak. Saya juga sering dikira banyak duit. Padahal mereka nggak tahu kayak gimana saya nabung.”

“Saya bahkan sampai jalan-jalan kere, Na. Entah tidur di mana, entah makan di mana.”

Kalimat-kalimat di atas acap saya dengar dari beberapa teman-teman dekat saya yang mereka sering berjalan. Berjalan dalam artian jalan jauh, pergi ke luar kota atau mancanegara. Atau sekarang ini lebih beken disebut Β traveller. Zaman dulu, mungkin sebuah perjalanan jauh bisa dilakukan oleh orang-orang yang memiliki banyak uang saja. Tapi tidak dengan sekarang, di mana kemajuan arus Β informasi semakin pesat, harga tiket pesawat ada kalanya semurah harga tiket kereta api, maka siapa saja bisa berjalan kemana pun. Siapa saja bisa menjelajah negeri mana pun. Bahkan, dengan ongkos gratis sekali pun sekarang ini bisa kita dapatkan dengan mudah.

Tapi, ya. Tapi….. Meski ada tapinya. Tapinya itu mau atau enggak gitu berburu gratisan, berburu tiket murahan dan berburu menerima perjalanan dengan segala kesusahan. Lah kalau tidur kudu selalu di kasur empuk, mandi kudu di kamar mandi yang kinclong, baju kudu ganti tiap hari, makan kudu makanan enak, itu mah nggak usah ngarep jalan-jalan. Padahal kadang di jalan kudu siap nggak mandi, siap kelaparan dan siap kehabisan uang. #ItuMahAkuBanget ekekekeke

Tapi pasti ada yang mengecam juga, sih, “Kalau situ nggak punya duit, ngpain jalan? Nyusahin diri sendiri aja.” ahahahaha….

Lah dari pada nggak punya uang tapi nggak bisa ke mana-mana? πŸ˜€ #Ngekkkkk mending nggak punya uang tapi bisa ke mana-mana, dong? πŸ™‚ Β #DiUlekkkk

Jadi intinya mah, selagi ada kemauan, selagi itu pula ada jalan. Jalan buat jalan-jalan ke mana dan yakinlah, selalu ada jalan untuk kebaikan. Mereka yang pergi jalan-jalan itu ada kalanya bukan orang yang memiliki uang banyak, tapi mereka yang memiliki kemauan yang banyak. Kemauan gimana caranya biar bisa jauh berjalan. Ah, saya nulisnya jalan-jalan muluk πŸ˜€

Sudahlah, sementara nulis ini dulu setelah sekian lama nggak nulis di wordpress. Mehehehe….

Advertisements

33 thoughts on “Bukan Karena Banyak Uang, Tapi Karena Banyak Kemauan

  1. bawangijo says:

    Postingan ini gue banget, aku lagi kesel sama orang yang suka pinjem duit tapi nggak dibalikin. Mereka ngeliatnya kita yang demen traveling itu disangka banyak duit, jadi nggak masalah minjemin (ngasih) duit ke merekaa. “Lo kan banyak duit, pinjemin napa!!” Aaakk sebell. Lha jadi curhat hahaha

  2. niprita says:

    Dulu saya juga mikir begini: β€œKalau situ nggak punya duit, ngpain jalan? Nyusahin diri sendiri aja.” Tapi sekarang akhirnya nyadar, kalo kita bisa belajar banyak dari jalan-jalan. Kalo punya duit, mungkin belajarnya bisa dengan beli buku atau ikut kursus, tapi kalo ga punya duit, jalan-jalan bisa jadi pilihan yang efektif; belajar banyak hal, secara langsung, dan pelajaran-pelajaran kayak gini ga gampang dilupain

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s