Menginap Di Fave Hotel Surabaya

Penampakan Fave Hotel siang hari

Penampakan Fave Hotel siang hari

Fave Hotel Surabaya, terletak di Jalan Pregolan 1,3,5 Surabaya 60262. Tanggal 5-7 Agustus awal bulan lalu saya menginap di sana berbarengan dengan event Pameran produksi Indonesia (PPI 2015). Saya berangkat dari Jakarta tanggal 5 Agustus siang, sampai di Surabaya pukul dua dinihari. Saya satu kereta dengan Mas Rahab, tapi tidak satu gerbong. Kebetulan, kami pun satu hotel yang sama di Fave Hotel Surabaya. Jadilah kami sama-sama menuju Fave Hotel Surabaya menaiki taksi.

Agak sedikit bingung sopir taksinya ketika kami menunjukan alamat Jalan Pregolan dan mencari Fave Hotel. Sampai di depan Fave Hotel, sopir taksi berujar, “Owh ini, mah MEX hotel, coba tadi bilang kan saya langsung tahu.” gubrakssss….

Lobi hotel bukan di sini :)

Lobi hotel bukan di sini 🙂

Masuk ke hotel, saya dibuat bingung karena nggak ada lobinya. Kami menuju pos satpam, menanyakan letak lobi hotel. Rupanya lobi hotel ada di lantai tiga. Kami disambut ramah oleh seorang resepsionis. Kamar kami bersebelahan. Saya satu kamar dengan Sora dan Risma, sementara Mas Rahab sekamar dengan Ipan. Ipan sudah datang lebih dahulu, sementara Sora dan Risma belum datang.

Masuk kamar belum ada orang, bisa ada kesempatan eksplore hotel terlebih dahulu. Fave Hotel Surabaya, letaknya tak jauh dari Plaza Tunjungan, salah satu sentra pusat bisnis di Surabaya. Fave Hotel sendiri acap digunakan oleh kalangan pembisnis dan pekerja kantoran yang sedang melaksanakan tugas di Surabaya. Sebagai salah satu hotel budget di Surabaya, harga penginapan berbeda-beda. Dari Rp. 350.000/malam sampai Rp. 498.000/malam. Tentunya dengan fasilitas berbeda-beda. Untuk harga Rp. 350.000/malam, tentunya tidak mendapatkan sarapan pagi. Selain itu, Fave Hotel juga melakukan harga diskon setiap akhir pekan. Akhir pekan, dari hari Sabtu-Senin. Ya, Senin masuk dalam akhir pekan di hotel, karena sebagian besar pengunjung chek out pada hari Jumat.

Disambut ramah oleh resepsionis

Disambut ramah oleh resepsionis

Sebanyak 162 kamar tersedia di Fave Hotel, terdiri dari standar room, superior, suite dan presiden suite. Meski masuk ke jajaran bintang 2, Fave Hotel memiliki ballroom yang bisa diisi oleh 300 orang juga fasilitas fitnes (saya keliling hotel pas hari kedua) bisa dibilang, hotel budget di Surabaya ini kelasnya lebih dari bintang 2. Suasana cerah tergambar di hotel, karena latar belakang kamar berwarna pink (eh, ini pink atau apa, ya? :D) Bahkan pertama kali mausk ke lobi pun sudah disajikan warna-warna cerah.

Latar belakang kamar yang cerah

Latar belakang kamar yang cerah

Ada tempat kerja :)

Ada tempat kerja 🙂

Menyisakan malam dari pukul tiga dini hari sampai ke pagi, saya seorang diri di kamar hotel. Pukul enam lebih, pintu kamar hotel diketuk oleh seorang perempuan. Pikir saya, Sora atau Risma yang bakal menjadi teman menginap saya selama di Fave Hotel. Dan benar saja, ketika membuka pintu kamar hotel, seorang perempuan muda berwajah manis menampakan diri. Risma, gadis Jawa asli Sidoarjo ini mengenalkan diri. Selesai mengenalkan diri dengan Risma, kami disamperin Mas Rahab dan Ipan mengajak sarapan pagi.

Restoran Fave Hotel

Restoran Fave Hotel

Masih di restoran

Masih di restoran (Soraya dan Risma)

Sampai di restoran, ruangan sudah ramai oleh para pengunjung hotel untuk menikmati sarapan pagi. beberapa hidangan tersedia pagi itu. Dari bubur ayam, soup jagung, roti dan makanan khas hotel lainnya. Tak mengecewakan memang, karena maakannya pun enak. Selesai sarapan, kami menyiapkan diri untuk berangkat ke pembukaan pameran PPI 2015 yang bertempat di Grand City Surabaya. Nah, kan, fave Hotel memang strategis menuju ke beberapa pusat kota di Surabaya. Karena dari Fave Hotel ke Grand City naik taksi hanya Rp. 20.000. kalau ke Plaza Tunjungan malah bisa jalan kaki. Tapi, kami (saya, Sora, Risma dan Ipan) batal ke Tunjungan karena kami keasyikan ngobrol malam harinya pas malam kedua kami menginap.

Besoknya, hari terakhir sebelum chek out, kami ( saya, Soraya, Risma dan Ipan) mengelilingi fasilitas hotel di lantai tujuh. Ada ballroom tempat meeting, mushola juga bisa melihat keindahan kota Surabaya dari lantai 7. Dua malam menginap di fave Hotel, meninggalkan kesan yang mendalam. Semoga, ketika saya ke Surabaya bisa menginap lagi di Fave Hotel. Terima kasih banyak buat Mbak Ika dan Mbak Avy atas kerja kerasnya. Mohon maaf atas segala kekurangan saya.

Masih di kamar

Masih di kamar

Kamar mandi yang bersih

Kamar mandi yang bersih

Nggak kalah sama hotel bintang 4 ^_^

Nggak kalah sama hotel bintang 4 ^_^

12

Masih di lobi hotel

Masih di lobi hotel

Ruang tunggu di lobi hotel

Ruang tunggu di lobi hotel

Ruangan di depan ballroom, asyik buat nongkrong ngelihat kota Surabaya

Ruangan di depan ballroom, asyik buat nongkrong ngelihat kota Surabaya

Ballroom bisa disekat menjadi tiga bagian

Ballroom bisa disekat menjadi tiga bagian

Melihat-lihat kota Surabaya

Melihat-lihat kota Surabaya

Advertisements

4 thoughts on “Menginap Di Fave Hotel Surabaya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s