Mengkomersilkan Blog anazkia.com

tampilan anazkia.com

tampilan anazkia.com

Dulu, awal-awal ngeblog itu blogger yang nyari duit dari blog belum begitu banyak. Kami biasa menyebut mereka blogger matre dan blogger-blogger personal itu saya sendiri menyebutnya blogger kere πŸ˜€ Saya termasuk yang mengklaim diri blogger kere, karena tidak memonetize blog dalam bentuk apa pun. Saat itu, para blogger matre pada diem-diem aja. Mereka jaranngggg banget menyebut mereka mencari duit dari blog. Berapa pun yang didapat, mereka tidak pernah sekali pun disebutkan di media sosial (eh, waktu itu media sosial belum seramai sekaranglah) Dan, tahu-tahu, kabar terakhir dari salah seorang blogger matre angkatan 2009 itu udah punya rumah aja dari hasil ngeblog matrenya πŸ˜€ wah! sungguh amat sangat keren sekali (pemborosan kata)

Semakin ke sini, dunia blog semakin berubah. Siapa sangka, blog bisa seheboh sekarang. Diundang dalam banyak event, dilirik banyak perusahaan, digaet oleh pemerintah, bahkan untuk ajang politik blogger pun bisa digunakan (semoga saya terhindar dari buzzer politik. Aamiin…). Iya, itu sekarang. Dulu, siapa mengira? Sama tidak mengiranya kalau saya bakalan dapat ini itu A B C D dan bla… bla… bla.. dari dunia blog.

Tak bisa tidak, saya mengikuti perkembangan blogger. Datang ke acara, diundang ke acara dan dapat duit juga pernah tentu saja. Lah wong gara-gara blog juga saya sering dapat undangan jalan-jalan ke mana-mana, gratis pula. Bahkan pernah diundang ke Malaysia sampai satu minggu penuh buat jalan-jalan aja πŸ˜€

Nah, mengenai monetize blog, saya ini rada-rada dudul dan gaptek orangnya (sebenernya bukan rada, tapi memang iya dudul dan gaptek banget) berbeda dengan Inul, teman blogger angkatan 2009 dia ini cepet bener belajar monetize blog. Semua dia jabanin, bahkan dari hobi memonetize blognya itu sekarang dia sudah memiliki beberapa partner kerja. Beberapa kali Inul mengajak saya untuk bergabung, tapi saya menolaknya. Dengan alasan, takut tidak amanah. Ritme kerja Inul ini sudah tinggi, jadi saya tak bisa mengikutinya.

Meski pun tidak menjadi partner Inul, bukan berarti dia pelit ilmu sama saya. Diajarkannya beberapa hal tentang mendapatkan uang dari blog. Inul ini cerewet dan bawel, rame banget anaknya. Dia yang menyemangati saya supaya blog menghasilkan uang.

“Dulu saya juga idealis, Mbak. Nggak mau ada iklan di blogku. Tapi pas udah punya anak saya berubah pikiran.” eh, perasaan Inul sejak belum nikah pun udah rajin nyari duit di blog. Ahahahaha…

maka, sejak bulan September lalu saya mulai belajar merangkak. Merangkak mencari duit lewat blog dari anazkia.com :D. Eh, sebelum itu sebenernya sesekali saya dapat duit juga dari blog dalam nominal yang cukup besar, tapi tidak tiap bulan tentu saja. melihat penghasilan Inul, saya tergiur juga. Sebenernya, karena banyak diomelin dia juga, sih. Hahahaha… makasih banyak, Inul. Nah, ini blognya InulΒ 

Akhirnya, anazkia.com banyak tulisan review sekarang. Baik review produk, mau pun placement content. Tapi, lama kelamaan saya tetep nggak nyaman ngelihat blog sendiri yang kayak pasar serba ada. Dari perawatan bayi, handphone, laptop sampai apalah semuanya kayaknya ada :D. Saya kangen blog personal tanpa iklan dan tanpa apa-apa. Akhirnya saya kembali melirik blog ini, buat nanti nulis-nulis sampah di kepala. Kebetulan, tempat kerja sekarang yah memungkinkan saya on line terus dan tak jauh-jauh dari dunia blog.

Pengennya, sih istiqomah. Tapi itu beneran sulit. Eh, tapi semoga di tempat kerja sekarang saya bisa maksimal main blog. Biar bisa tambah banyak teman, biar bisa sering BW dan biar bisa mendapatkan uang #Ehhhh itu untuk anazkia.com ajalah πŸ˜€ biarkan anazkia.com saja yang dikomersilkan. Tapi bulan Oktober saya nggak gajian, soale nggak nulis dan main mulu -_- #Tsurhattttttt. Eh iya, berhubung anazkia.com sudah rada-rada komersil dan sering nyari duit, saya udah jadi blogger matre dong, ya? πŸ˜€

Advertisements

45 thoughts on “Mengkomersilkan Blog anazkia.com

  1. myra anastasia says:

    biasanya kalau ada job review gitu saya selalu masukkan unsur pribadi yang maish berhubungan dengan blog saya. Kayak blog saya yang tentang parenting, saya tetap masukkan unsur parenting di dalamnya. Begitu juga blog yang traveling. Jadi gak terkesan pasar serba ada banget. Produknya juga kalau bisa disesuaikan dengan niche blog saya. Sesekali melenceng gak apa-apalah. Apalagi kalau duitnya menggiurkan *eh :p*

    • anazkia says:

      Hahahaha
      Kan sekarang emang gitu, Mbak. Soft selling, pake gaya bahasa blogger sendiri.

      Ada beberapa placement content yang iklan bangeg, Mbak. Jadi yahhhhh

  2. eda says:

    ehm…. blogku banget sih itu… hahaha.. etapi gak banyak banget koooo…cuma beberapa paid review aja, dan gak sering πŸ˜€

  3. Yati Rachmat says:

    Hai, bunda berkunjung nih ke blognya Blogger Matre, hehehe… apakabar, kapan ke rumah, biar bisa ngajarin bunda dapet doku lebih banyak daripada sekarang. Enak juga ya jadi Blogger yang aktif cari fulus. Tapi bunda mah, pelan-pelan aja asal kelakon. Dapetnya dikit-dikit tapi “rada” sering kan mayaaan… Selamat berburu doku, wkwkwkwk..

  4. Haryo Wicaksono says:

    Semoga sukses mbak Anaz. N sering2 nulis disini juga ya. Biar saya ketularan semangat nulisnya. Hahaa, btw long time no see πŸ˜€

  5. Kang Darsono says:

    Gue punya banyak blog….
    tapi gagal terus waktu daptar ke ADSense…
    Mau nyuap, takut dosa… halah…………..

    Tapi di kampung gue ada blogger yg penghasilan satu minggunya 3-7 Juta…
    Bayangkan, di kampung uangnya mpe segitu???
    ckckkckckck….

  6. syifarah03 says:

    gegara postingan statusmu di fb kemarin plus pas buka email ada yang komenin blogku biar satu komen, langsung semangat lagi nulis (baca:nyampah) di blog hahaha. Makasi yaaak *kedip2

  7. Ila Rizky (@ila_rizky) says:

    uhuk. hihi. aku pun kadang walau ada unsur personalnya tetep ngerasa kayak iklan banget ya. apalagi kalo pas ikutan lomba kan penuh dengan advertising, mba rasanya jadi kayak gimanaaa gitu. akhirnya yang blogspot tetep buat curhat dong. ehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s