Kalau anazkia.com Tiada, Akankah Anazkia Juga tak Ada?

hosting

Awal-awal tampilannya kayak gini. Sekarang, sudah berubah lagi 😀

Perihal mulanya begini, sejak pertama kali menggunakan anazkia.com, semua yang ngurus dan bayar itu Bang Atta. Jadi, saya hanya tahu pakai saja. Iya, selama lima tahun menggunakan dot com saya nggak pernah bayar. Yang bayarin semua Bang Atta. Baik banget teman-teman saya ini, kan? Terima kasih banyak, Bang Atta. Terima kasih juga buat Mak Wina.

Continue reading

Advertisements

Saat Cumi Dijadikan Komoditas Pariwisata

Kampung Penarik Jeti

Kampung Penarik Jeti

Pernahkah terpikir oleh kita (terutama saya) bahwa cumi bisa dijadikan komoditas pariwisata? Saya, tentu saja tak pernah berpikir ke sana menjadikan cumi sebagai ikon wisata dan dikenalkan ke mancanegara. Tapi tidak dengan Kementrian Pariwisata Terengganu Malaysia. Tahun lalu, tepatnya  11-17 April 2014 Kementrian Pariwisata terengganu Malaysia bekerja sama dengan Gaya Travel Magazine menjadikan cumi sebagai ikon wisata dan mengundang ratusan media juga blogger dari berbagai negara. Saya, salah satu blogger yang beruntung dari Indonesia yang bisa melihat langsung keramaian ajang mancing cumi tingkat internasional ini.

Continue reading

Kenangan, Seharga Tiga Ratus Rupiah

Kapan terakhir pulang kampung? Tahun 2010 lalu. Lama banget, yah? Yah, beginilah nasib perantau hehehe, nggak harus menyesali nasib dong? Namanya juga hidup 🙂

Berhubung saya ini rantauannya dua kali #lho, iyah, dua kali. Jadi, setelah merantau di Malaysia, saya harus pulang ke dua tempat. Pertama pulang ke Cilegon, tempat rantauan saya. Kedua, pulang ke kampung halaman. Kampung di mana saya kecil dulu. Dan terakhir pulang, itu tahun 2010 lalu.

Continue reading