Menjenguk Tapir di Sungai Dusun Wildlife Reserve

IMG_4605

Sungai Dusun Wildlife Reserve berada di Kuala Kubu Baru daerah Hulu Selangor. Di sini, merupakan tempat penangkaran hewan, salah satu hewan yang berada dalam penangkaran adalah tapir. Kalau dilihat dari hasil googling, tapir atau bisa disebut tenuk Malaysia (Tapirus indicus) merupakan tenuk terbesar di dunia dan hanya spesies tenuk inilah satu-satunya berasal dari Asia. Tenuk Malaysia atau tapir ini awalnya mudah ditemui di hutan hujan dataran rendah seperti di Kamboja, Indonesia, Vietnam, Thailand, Malaysia, Myanmar Burma dan Laos.

Continue reading

Mengunjungi Museum Kepresidenan Balai Kirti

1

Balai Kirti ampak dari depan

Ada haru yang menyesakkan dada ketika saya memasuki ruangan memorabilia BJ Habibie dan Gusdur. Saya mengesat buliran air mata yang jatuh tiba-tiba. Kalau sebelumnya di ruangan Presiden Soekarno saya seperti disusupi gelora semangat 45, rasa berbeda justru saya dapatkan saat memasuki dua ruangan Presiden ketiga dan keempat Indonesia tersebut. Meneliti satu persatu ruangan Habibie dan Gusdur, saya dikembalikan ke zaman reformasi ketika saya masih remaja. Menonton video sejarah presiden Habibie dan Gusdur, saya semakin digulung perasaan duka.

Continue reading

Dreamville Hostel, Penginapan Murah di Kuala Lumpur

dv13

Dari kiri ke kanan, Mbak Oliv, Sham, saya, Emily dan Mas Danan

Dreamville Hostel, Penginapan Murah di Kuala Lumpur. Dreamville Hostel ini tak jauh dari bandaraya Kuala Lumpur. Kalau dari bandara KLIA, juga nggak begitu jauh. Menuju ke Dreamville Hostel dari KLIA bisa naik bus, turun di KL Central, baru dari KL Central naik Light Rail Transit (LRT) terus turun di stasiun Setiawangsa. Kalau naik ERL pun demikian, dari KLIA menuju KL Central, baru kemudian naik LRT  di Setiawangsa.

Continue reading

Fay, Serius Saya Nggak Alay

Hari ini, whatsapp dengan seorang yang entah bukan teman atau bukan. Kata Icha, dia salah satu calon donatur buku  projek #BukuUntukLahat. Saya tak mengenal namanya secara pasti selain “PayDonLahat” dari Icha yang saya artikan, Pay salah satu donatur buku untuk Lahat. Sejak minggu lalu, saya janjian dengan Pay untuk mengambil buku di Pulogadung yang katanya kudu saya sortir. Iya, belum disortir sama Kak Pay-nya itu 😀 :P. Dalam hati, kenapa gitu nggak dikirim aja ke museum Kebangkitan Nasional, terus kami sortir sendiri di museum 😀 Continue reading

Karma Jakarta

Macettttt

Macettttt (beruntungnya selalu naik kereta, meski resikonya yah penuh)

Dulu, ya…. Duluuuuu nggak pake dulu-dulu banget, saya itu sering berujar kalau nggak mau tinggal di Jakarta. Pokoknya, kota di Indonesia yang tidak ingin saya tempati itu adalah Jakarta. Bahkan saya ingat, pernah komentar di Kompasiana kalau nggak pengen tinggal di jakarta 😦 ini seriusan dulu pernah komen begitu. Pokoknya, buat saya jakarta itu ruwet, ruwet, ruwet dan ruwet. Macet, macet dan macett….

Continue reading