Perjalanan

Menyusur Bandar Klang di Eat Travel Write 5.0

2
Sebelum keliling, foto dulu 🙂

Belum habis saya menulis tentang Eat Travel Write (ETW) 4.0 beberapa bulan sebelumnya, minggu lalu saya kembali mengikuti Eat Travel Write 5.0. Kali ini, yang menjadi tujuan adalah bandar Klang. Salah satu kota yang berjarak 32 KM dari Kuala Lumpur. Cukup jauh memang, tapi tak sulit transportasi umum. Baik bis, mau pun kereta api. Senin, 15 Mei 2017 seperti yang dikabarkan di group kami dibolehkan berkumpul antara di KL Sentral, stasiun KTM Klang atau boleh langsung datang ke Galeri Royal Klang.

Continue reading “Menyusur Bandar Klang di Eat Travel Write 5.0”

Advertisements
Perjalanan

Menyusuri Bukit Fraser Peninggalan British

Icon Bukit Fraser
Icon Bukit Fraser

Esok pagi di Rumah Rehat Sri Berkat, kami bersiap-siap mengemas semua barang karena pagi itu setelah selesai sarapan kami harus chek out. Ya, kami hanya semalam menginap di Rumah Rehat Sri Berkat. Usai menikmati sarapan pagi, kami bergegas menuju bus, memasukan semua bawaan berat ke dalam bagasi bus, kemudian beramai-ramai kami berjalan pagi menuju Bukit Fraser. Morning Walk, begitulah yang tertera dalam jadwal.

Continue reading “Menyusuri Bukit Fraser Peninggalan British”

Perjalanan

Istirahat di Rumah Rehat Sri Berkat

IMG_6066
Rumah rehat Sri Berkat nampak depan

Rumah Rehat Sri Berkat merupakan salah satu bangunan yang mirip dengan bangunan-bangunan di Inggris. Rumah Rehat Sri Berkat didirikan sekitar tahun 1926 oleh British Red Cross. Konon, menurut cerita pembangunan ini diperintahkan oleh St John dari Jerussalem di England yang ditujukan kepada bekas tentara pada tahun 1914-1918. Ia merupakan salah satu bentuk terima kasih kepada Tanah Melayu atas kebaikan kerjasama yang diberikan ketika zaman pemerintahan mereka di luar negeri ketika zaman peperangan. Kalau dirunut lagi, ianya merupakan hadiah dari kerajaan Ingris untuk tanah melayu.

Continue reading “Istirahat di Rumah Rehat Sri Berkat”

Perjalanan, Tulisanku

Saat Cumi Dijadikan Komoditas Pariwisata

Kampung Penarik Jeti
Kampung Penarik Jeti

Pernahkah terpikir oleh kita (terutama saya) bahwa cumi bisa dijadikan komoditas pariwisata? Saya, tentu saja tak pernah berpikir ke sana menjadikan cumi sebagai ikon wisata dan dikenalkan ke mancanegara. Tapi tidak dengan Kementrian Pariwisata Terengganu Malaysia. Tahun lalu, tepatnya  11-17 April 2014 Kementrian Pariwisata terengganu Malaysia bekerja sama dengan Gaya Travel Magazine menjadikan cumi sebagai ikon wisata dan mengundang ratusan media juga blogger dari berbagai negara. Saya, salah satu blogger yang beruntung dari Indonesia yang bisa melihat langsung keramaian ajang mancing cumi tingkat internasional ini.

Continue reading “Saat Cumi Dijadikan Komoditas Pariwisata”