Kalau anazkia.com Tiada, Akankah Anazkia Juga tak Ada?

hosting

Awal-awal tampilannya kayak gini. Sekarang, sudah berubah lagi 😀

Perihal mulanya begini, sejak pertama kali menggunakan anazkia.com, semua yang ngurus dan bayar itu Bang Atta. Jadi, saya hanya tahu pakai saja. Iya, selama lima tahun menggunakan dot com saya nggak pernah bayar. Yang bayarin semua Bang Atta. Baik banget teman-teman saya ini, kan? Terima kasih banyak, Bang Atta. Terima kasih juga buat Mak Wina.

Continue reading

Advertisements

Menyusur Bandar Klang di Eat Travel Write 5.0

2

Sebelum keliling, foto dulu 🙂

Belum habis saya menulis tentang Eat Travel Write (ETW) 4.0 beberapa bulan sebelumnya, minggu lalu saya kembali mengikuti Eat Travel Write 5.0. Kali ini, yang menjadi tujuan adalah bandar Klang. Salah satu kota yang berjarak 32 KM dari Kuala Lumpur. Cukup jauh memang, tapi tak sulit transportasi umum. Baik bis, mau pun kereta api. Senin, 15 Mei 2017 seperti yang dikabarkan di group kami dibolehkan berkumpul antara di KL Sentral, stasiun KTM Klang atau boleh langsung datang ke Galeri Royal Klang.

Continue reading

Kembali Mengunjungi Kota Jogja

hs1

Pesona Homestay Jogja, berada di Jalan Celeban, Gang Pandu No. 484 Tahunan. Koleksi foto milik Mbak Irma

Jogja itu seperti kota berjuta cerita. Berjuta orang pula ingin selalu mengunjunginya. Meski sekarang semakin sesak dan pengap karena banyaknya wisatawan dan bermacam bangunan, orang-orang tak pernah jera mengunjungi Jogja. Termasuk saya, tentu saja.

Continue reading

Menyusuri Bukit Fraser Peninggalan British

Icon Bukit Fraser

Icon Bukit Fraser

Esok pagi di Rumah Rehat Sri Berkat, kami bersiap-siap mengemas semua barang karena pagi itu setelah selesai sarapan kami harus chek out. Ya, kami hanya semalam menginap di Rumah Rehat Sri Berkat. Usai menikmati sarapan pagi, kami bergegas menuju bus, memasukan semua bawaan berat ke dalam bagasi bus, kemudian beramai-ramai kami berjalan pagi menuju Bukit Fraser. Morning Walk, begitulah yang tertera dalam jadwal.

Continue reading

Istirahat di Rumah Rehat Sri Berkat

IMG_6066

Rumah rehat Sri Berkat nampak depan

Rumah Rehat Sri Berkat merupakan salah satu bangunan yang mirip dengan bangunan-bangunan di Inggris. Rumah Rehat Sri Berkat didirikan sekitar tahun 1926 oleh British Red Cross. Konon, menurut cerita pembangunan ini diperintahkan oleh St John dari Jerussalem di England yang ditujukan kepada bekas tentara pada tahun 1914-1918. Ia merupakan salah satu bentuk terima kasih kepada Tanah Melayu atas kebaikan kerjasama yang diberikan ketika zaman pemerintahan mereka di luar negeri ketika zaman peperangan. Kalau dirunut lagi, ianya merupakan hadiah dari kerajaan Ingris untuk tanah melayu.

Continue reading